Keutamaan Shalat Dhuha Berdasarkan Hadits

Apa sajakah keutamaan dari shalat dhuha. Berikut ini akan dibahas mengenai apasaja keutamaan yang bisa kita dapatkan jika mampu melaksanakan shalat dhuha. Shalat dhuha termasuk shalat awwabin (orang yang kembali taat). Sholat dhuha bisa dilakukan sebagai rutinitas sehari hari baik pada waktu afdolnya yakni saat terik matahari mulai menyengat maupun saat awal awal waktu dibolehkannya shalat dhuha. Untuk penjelasan yang lebih detail mengenai kapan waktu terbaik melaksanakan shalat dhuha, silahkan baca tulisan mengenai Waktu Terbaik Melaksanakan Shalat Dhuha. Berikut ini adalah beberapa keutamaan shalat dhuha.

dua keutamaan shalat dhuha
Keutamaan shalat dhuha

Pertama, Akan dicukupkan urusan di akhir siang
Hal ini berdasarkan hadits riwayat  Ahmad , Abu Daud , At Tirmidzi dan Ad Darimi.
Dari Nu’aim bin Hammar Al Ghothofaniy, beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَا ابْنَ آدَمَ لاَ تَعْجِزْ عَنْ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ مِنْ أَوَّلِ النَّهَارِ أَكْفِكَ آخِرَهُ
“Allah Ta’ala berfirman: Wahai anak Adam, janganlah engkau tinggalkan empat raka’at shalat di awal siang (di waktu Dhuha). Maka itu akan mencukupimu di akhir siang.” 
(HR. Ahmad (5/286), Abu Daud no. 1289, At Tirmidzi no. 475, Ad Darimi no. 1451 . Syaikh Al Albani dan Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih)


Betapa besarnya keutamaan shalat dhuha sampai sampai bagi siapa saja yang tidak meninggalkan empat rakaat shalat dhuha akan dicukupkan urusannya di akhir siang. Untuk itu, sangat dianjurkan melaksanakan 4 rakaat shalat dhuha agar selalu dicukupkan kebutuhan/urusan di akhir siang. 4 rakaat disini adalah dengan 2 kali salam, sebagaimana hadits berikut ini:


عَنْ أُمِّ هَانِئٍ بِنْتِ أَبِى طَالِبٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَوْمَ الْفَتْحِ صَلَّى سُبْحَةَ الضُّحَى ثَمَانِىَ رَكَعَاتٍ يُسَلِّمُ مِنْ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ

Dari Ummu Hani’ binti Abi Thalib , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah mengerjakan sholat dhuha sebanyak delapan rakaat. Pada setiap dua rakaat, beliau mengucap salam 
(HR. Abu Dawud; shahih)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ,

صَلَاةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى

“Shalat malam dan siang adalah dua rakaat-dua rakaat.” 
(Hr. an-Nasa’i dalam Kitab Qiyam al-Lail wa Tathawu’ an-Nahar, Bab Kaifa Shalat al-Lail: 3/227, dan Ibnu Majah dalam Kitab Iqamat ash-Shalat wa as-Sunnah fiha, Bab Ma Ja`a fi Shalat al-Lail wa an-Nahar Matsna Matsna, no. 1322; diniai shahih oleh al-Albani dalam Shahih Ibnu Majah: 1/221)

Keutamaan shalat dhuha 360 persendian
Keutamaan shalat dhuha menggantikan sedekah 360 persendian

Kedua, Bisa menggantikan sedekah seluruh persendian (yang berjumlah 360 persendian)
Keutamaan yang kedua ini begitu sangat menakjubkan. Yakni dengan melaksanakan shalat dhuha 2 rakaat maka sudah seperti bersedekah dengan seluruh persendian (360 persendian). Hal ini berdasarkan keterangan hadits berikut ini.

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alihi wa sallam bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
“Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih (subhanallah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid (alhamdulillah) bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil (laa ilaha illallah) bisa sebagai sedekah, dan setiap bacaan takbir (Allahu akbar) juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf (mengajak kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” 
(HR. Muslim no.  720)

Sedangkan untuk jumlah sendi pada manusia yang berjumlah 360 adalah berdasarkan keterangan hadits riwayat muslim berikut ini:

‘Aisyah pernah menyebutkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إِنَّهُ خُلِقَ كُلُّ إِنْسَانٍ مِنْ بَنِى آدَمَ عَلَى سِتِّينَ وَثَلاَثِمَائَةِ مَفْصِلٍ
“Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan dalam keadaan memiliki 360 persendian” (HR. Muslim no. 1007)

Mungkin itulah dua keutamaan shalat dhuha yang berdasarkan hadits pada kesempatan kali ini. Semoga setelah mengetahui begitu besarnya keutamaan dari shalat sunnah dhuha ini akan memacu kita untuk lebih giat dan rutin melaksanakan shalat dhuha dengan niat ikhlas untuk Allah  Subhanahu wa Ta’ala. Ingatlah, cukup dengan melaksanakan dua rakaat shalat dhuha maka seakan akan sudah bersedekah dengan seluruh persendian yang berjumlah 360. Bahkan jika bisa melaksanakan shalat dhuha 4 rakaat akan dicukupkan urusan/ kebutuhan diakhir siang. Sungguh Maha Pemurahnya Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sumber : dikutip seperlunya dari :
https://rumaysho.com/2845-keutamaan-shalat-dhuha.html
https://pengusahamuslim.com/2441-shalat-dhuha.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Keutamaan Shalat Dhuha Berdasarkan Hadits"

Post a Comment